3 Cara Menanam Bayam di Kebun Bagi Pemula

Bayam adalah salah satu jenis tumbuhan yang biasa dibudidayakan untuk dikonsumsi daunnya sebagai sayuran hijau untuk pelangkap nutrisi sehari-hari.

Tumbuhan yang berasal dari Amerika tropik ini, kini telah menyebar hampir ke seluruh dunia, salah satunya adalah Indonesia.

Tumbuhan kebun yang satu ini, dikenal sebagai sayuran hijau yang mengandung zat besi dan sangat bermanfaat bagi tubuh.

Bayam adalah tanaman yang mudah tumbuh di semua jenis tanah, selain itu cara menanam bayam juga tergolong cukup mudah untuk dilakukan.

Apakah kamu tertarik mengisi kekosongan waktu yang ada dengan melakukan hal positif seperti berkebun di pekarangan rumah untuk menanam bayam? Kalau iya, simak pembahasannya dibawah ini ya!

Terdapat beberapa metode yang dapat kamu pilih untuk menanam bayam di pekarangan rumah. Maka kamu dapat memilik cara yang paling cocok dengan kedaan lingkungan rumah kamu!

Cara Menanam Bayam di Kebun yang Luas

Cara Menanam Bayam di Kebun yang Luas

1. Usahakan lahan tidak terlalu teduh (mendapat sinar matahari yang cukup)

2. Sebelum penaburan benih, usahakan tanah kebun sudah diberikan pupuk kandang

3. Tanam benih benih sedalam ½ inci hingga 1 inci

4. Usahakan benih sedikit tertutup dengan tanah

5. Ada baiknya porsi untuk satu kaki baris hanya sekitar 12 biji saja (taburkan di baris atau bedengan lebar)

6. Sirami bibit secara rutin setiap harinya, agar sayur dapat terawat dan tumbuh dengan subur.

7. Sangat disarankan untuk pemberian pupuk hanya ketika pertumbuhan bayam lambat atau jika pH tanah tidak memadai

8. Saat bibit berkecambah hingga sekitar 2 inci, tipiskan hingga 3-4 inci

9. Terus pertahankan kondisi tanah dalam keadaan lembab

10. Jika kamu menanamnya dilingkungan yang terlalu dingin, maka kamu harus menutup tanaman bayam agar tidak mudah busuk

Cara Menanam Bayam dengan Pot/Polybag

Cara Menanam Bayam dengan Pot/Polybag

1. Siapkan benih (biji bayam yang berumur 3 buan)

2. Siapkan media tanam pot/polybag (berukuran 30×30 cm)

3. Campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1:1, 1:2, atau 1:3, sesuaikan dengan tingkat kesuburan dan tekstur tanah

4. Masukkan tanah kedalam Pot/Polybag sampai hampir penuh ( sisakan 1 cm dari bibir wadah)

5. Untuk memudahkan penanaman, siram tanah terlebih dahulu

6. Sebaiknya satu polybag hanya berisi 3 atau 5 benih saja

7. Atur jarak dari setiap benih agar tidak ada yang saling berhimpitan

8. Siram tanaman pagi dan sore

9. Pemupukan dilakukan sebanyak 3 kali, yakni hari ke-4 setelah penanaman, hari ke-11 dan hari ke-17.

10. Bayam dapat dipanen bila sudah berumur 3–4 minggu (memiliki tinggi 20 cm)

Cara Menanam Bayam dengan Sistem Hidroponik

Cara Menanam Bayam dengan Sistem Hidroponik

1. Pemilihan bibit yang berkualitas

2. Menentukan media Hidroponik (air, kerikil, pasir, pecahan batu bata, spons, sekam padi, dan sebagainya)

3. Lakukan pemangkasan cabang yang kurang bagus

4. Jika ada bayam yang tumbang, maka kamu dapat mengikatnya dengan bantuan penopang

5. Jika jumlah bunga terlalu banyak, maka lakukan pula penjarangan bunga agar bayam dapat tumbuh lebih baik dan sehat

6. Berikan perawatan secara rutin, seperti penyemprotan dengan obat anti hama agar tidak mudah terserang ulat maupun kutu

7. Usahakan porsi air pada media tidak terlalu kering agar tanaman tidak mudah layu

Setelah membaca pembahasan pada ulasan diatas, apakah kamu tertarik untuk mencoba menanam bayam di pekarangan rumah?

 

 

 

 

Komentar

Postingan Populer